Denmark Berlakukan “Pajak Lemak”
Pro kontra pun terjadi. Sebagian masyarakat mengeluhkan undang-undang yang disahkan Maret tahun ini, dengan dalih makin melambungkan harga produk. Bahkan, banyak produk mengandung lemak jenuh yang ludes di swalayan akibat aksi timbun barang sebelum diberlakukan aturan tersebut minggu ini.
Banyak makanan berlemak tinggi yang ada di Denmark. Misalnya mentega, susu, keju, pizza, daging, minyak goreng, dan makanan kemasan. Dinas Pajak setempat sepertinya juga jeli melihat potensi pendapatan pajak ini. Meski begitu, Pemerintah Denmark berjanji akan menggunakan pendapatan dari pajak lemak ini untuk memerangi obesitas yang cukup tinggi di negaranya.
Lain halnya pendapat dari para ilmuwan. Menurut mereka, langkah pemerintah sebaiknya tidak berhenti sampai di situ. Masyarakat Denmark juga perlu dilindungi dari pengaruh zat lainnya yang dapat merugikan kesehatan.
“Garam, gula, dan karbohidrat refinasi lebih merusak kesehatan dan seharusnya dikurangi penggunaannya,” kata mereka, seperti ditulis BBC.
Sementara itu, banyak produsen makanan berlemak tinggi yang menganggap aturan ini sebagai mimpi buruk birokrasi. Namun, tanggapan negatif itu disanggah Pemerintah Denmark. Dengan harga tinggi pada makanan berlemak, pemerintah mengharapkan warganya akan beralih mengonsumsi makanan sehat.
Seperti dikutip VOA, beberapa negara turut mengawasi jalannya pajak lemak di Denmark ini. Mereka mengamati reaksi masyarakat Denmark terhadap peraturan tersebut, sebelum mengeluarkan aturan serupa di negaranya. (hlt/ak)
Denmark Berlakukan “Pajak Lemak”
kesehatan, utama . Dapatkan AKURNEWS versi HP di http://news.akur.asia.
Follow @akurnews
kesehatan, utama . Dapatkan AKURNEWS versi HP di http://news.akur.asia.
Follow @akurnews
Apa komentar anda?